Khasanah Islam
Tampilkan postingan dengan label Gadget. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gadget. Tampilkan semua postingan

Tips Agar Baterai Android Menjadi Lebih Awet


http://images.detik.com/content/2013/08/20/510/151211_ch460.jpg
Keawetan baterai menjadi isu penting dalam penggunaan smartphone, termasuk Android. Smartphone canggih menjadi kurang mantap jika baterainya cepat habis.Dengan kapasitas yang bertambah besar, baterai di sebagian besar ponsel Android sekarang memang lebih awet dibanding generasi terdahulu. Namun ada beberapa cara untuk lebih memaksimalkannya.Sebagian tips untuk menambah performa baterai berikut ini mungkin sebagian sudah diketahui. Namun tidak ada salahnya untuk menyimaknya lagi. Berikut tipsnya :

1. Jaga Suhu Ponsel Tetap Dingin

Jika ponsel terkena suhu panas, ada kemungkinan baterai melemah daya tahannya dan juga lebih cepat rusak. Karenanya, jangan biarkan ponsel terpapar suhu panas berlebihan atau terkena sinar matahari secara langsung. Baterai akan lebih awet jika ponsel digunakan dalam suhu kamar. Jika berada di luar ruangan, lebih baik jika ponsel ditaruh saja di dalam tas dan jangan terlalu banyak dikeluarkan.

2. Turunkan Brigthness Layar & Screen Timeout

Tips ini tampaknya sudah sering disampaikan, namun tetap perlu ditegaskan lagi. Layar memang komponen utama yang paling banyak menghabiskan daya tahan baterai.Karenanya, penting untuk menurunkan tingkat brigthness atau kecerahan layar. Perlakuan ini dipastikan akan menambah daya tahan baterai.

Tentunya penurunan tingkat brigthness tidak perlu dilakukan sampai total seluruhnya. Turunkan sampai tingkat di mana mata masih dapat melihat layar dengan nyaman.Selain tingkat brigthness, setting screen time out juga perlu diperhatikan. Setting ini mengatur berapa lama layar akan menyala jika tidak lagi disentuh.

Ada baiknya untuk mempersingkat waktu screen timeout. Sehingga layar akan segera mati jika tidak dipakai dan memperpanjang umur baterai.

3. Gunakan Power Saving Mode & Matikan Vibrasi

Sebagian ponsel Android punya power saving mode yang bisa diakses dalam setting. Sesuai namanya, power saving mode ditujukan untuk menghemat penggunaan baterai. Jika power saving mode diaktifkan, ia akan melakukan beberapa teknik untuk menghemat baterai. Misalnya mematikan koneksi seperti Wi Fi atau Bluetooth, dan menurunkan kecerahan layar.

Power saving mode memiliki pengaruh cukup signifikan dalam performa ponsel. Jadi disarankan agar mengaktifkannya saat baterai terindikasi mulai melemah.Mengaktirkan mode getaran atau vibrasi untuk mengingatkan panggilan atau notifikasi lain juga cukup haus baterai. Jika tidak diperlukan, sebaiknya mode vibrasi tidak dipergunakan.

4. Matikan Koneksi yang Tidak Perlu

Ponsel Android biasanya penuh dengan konektivitas. Termasuk Wi Fi, Bluetooth ataupun GPS. Ketiganya menurunkan daya tahan baterai yang tidak sedikit.Maka jika tidak digunakan, ada baiknya ketiga fitur tersebut dimatikan saja. Misalnya Bluetooth digunakan hanya saat akan mentransfer data atau memakai bluetooth headset.

Dan GPS hanya perlu diaktifkan jika akan mencari arah. Dan Wi Fi hanya dinyalakan jika sudah berada di tempat yang dipastikan punya sinyal Wi Fi.

5. Perhatikan Penggunaan Flash & Wallpaper

Penggunaan flash di kamera memakan daya tahan baterai cukup besar. Karenanya, jangan terlalu keasyikan memakainya untuk memperpanjang daya baterai.Demikian juga wallpaper animasi. Memang memakai wallpaper animasi terasa lebih keren dan lebih menarik dibandingkan wallpaper statis.

Namun wallpaper bergerak mengahbiskan baterai lebih cepat ketimbang wallpaper statis. Gunakan hanya saat dibutuhkan, untuk kasus ini mungkin hanya pada saat ingin dipamerkan ke teman.

6. Stop Mencari Sinyal

Ada kalanya pengguna smartphone berada di area yang susah sinyal. Dalam keadaan ini, ponsel tetap akan secara aktif mencari sinyal.

Proses pencarian sinyal tersebut memakan daya tahan baterai yang tidak sedikit. Sehingga jika tidak benar-benar dibutuhkan, ponsel dimatikan saja atau dipindah ke flight mode sehingga proses pencarian sinyal dihentikan.


Sejarah Android Sebelum Bisa Menguasai Dunia



Android telah menjelma menjadi sistem operasi mobile terpopuler di dunia. Akan tetapi barangkali banyak yang belum tahu bagaimana sejarahnya sehingga Android bisa meraksasa seperti sekarang. Google memang adalah pengembang Android. Namun bukan raksasa internet ini yang melahirkannya. Android pada mulanya didirikan oleh Andy Rubin, Rich Miner, Nick Sears dan Chris White pada tahun 2003.

Bagaimana sejarah perkembangan Android, dari sebelum diakuisisi Google sampai masa jayanya? Berikut kisah singkatnya yang dikutip dari Wired. Wired mengadakan wawancara khusus dengan pendiri Android, Andy Rubin.

1. Pendiri Android meyakinkan Google

"Apakah ini menarik bagi Google?" itulah yang ditanyakan Andy Rubin, pendiri Android pada Larry Page, pendiri Google. Kala itu adalah tahun 2005 dan kedua pria tersebut bertemu di lobi kantor pusat Google.

Pertemuan ini bukan yang pertama. Mereka telah berjumpa tiga tahun sebelumnya, ketika Rubin akan merilis smartphone yang dibuatnya bernama Sidekick yang memakai mesin cari default Google. Kala itu, Google belum begitu meraksasa. Hubungan baik itu terus berjalan dan Rubin lah yang mengajak bertemu Larry Page. Rubin berniat untuk memamerkan Android.

Rubin kemudian berpresentasi pada Page bahwa ponsel semakin menuai popularitas. Namun sayangnya, industri mobile terjebak pada sistem yang tertutup. Rubin merasa punya solusi dengan Android, platform mobile open source yang bisa diinstal semua vendor ponsel. Android dikatakannya punya spirit Linux tapi akan sepopuler Windows.

Ketika itu, Rubin sejatinya tidak terlalu menginginkan uang dari Page, namun mengharapkan dukungan. Dia menilai akan menarik lebih banyak pendanaan datang jika ada dukungan dari nama besar Google. Tidak sekadar presentasi, Rubin pun mengeluarkan prototipe ponsel Android.

2. Android Dipinang Google

Page pun memegang prototipe itu. Ia tahu bahwa komputer PC lambat laun akan kehilangan popularitas digantikan perangkat mobile. Namun Page berpikir ponsel masih kurang powerful dan softwarenya berbeda-beda. Iklan dan layanan Google bisa jadi akan tampil tidak bagus di ponsel.

Namun apa yang ditakutkan Page adalah ranah mobile nantinya akan dikuasai pesaing beratnya, Microsoft. Kala itu, Windows Mobile sedang tumbuh pesat. Page pun ingin bertindak cepat untuk mencegah kemungkinan tersebut.

Ide Rubin pun menarik perhatian Page. Malah ia akhirnya memutuskan tidak sekadar mendukung, namun ingin membeli Android secara keseluruhan. Rubin pun terkejut, namun jelas merasa sangat senang.

Jadilah Google meminang Android pada bulan Juli 2005, diestimasi harganya sekitar USD 50 juta. Jagat teknologi pun dipenuhi spekulasi apa yang akan dilakukan Google dengan Android.

Banyak yang mengira Google akan merilis handset dengan merek sendiri. Terlebih pada tahun 2007, Apple merilis iPhone. Namun dugaan tersebut salah.

3. Perkenalan Android 

November 2007, Google mengadakan konferensi pers. Ternyata tidak ada Gphone diluncurkan. Namun diumumkan terbentuknya Open Handset Alliance yang didirikan Google bersama 34 perusahaan lain, untuk mengembangkan OS Open Source.

Kala itu, banyak pihak masih skeptis, terutama para pesaing. CEO Microsoft Steve Ballmer menilai kata-kata Google kosong. Sedangkan Nokia mengira OS tersebut hanya versi Linux biasa dan bukan ancaman signifikan.

Seminggu kemudian, Google meluncurkan software developer kit Android gratis di websitenya dan mengadakan perlombaan aplikasi terbaik. Niat Google akhirnya tercium, mereka akan merilis OS yang akan digunakan oleh banyak vendor.

HTC, Motorola dan LG mengumumkan rencana produksi handset Android. OS ini sepenuhnya bebas dikustomisasi oleh pabrikan. Misi Google adalah semakin banyak orang akan mengakses layanan Google dari Android. Android digadang akan menggantikan PC.

"Android adalah pembuatan ulang internet dan cerita tentang PC. Dan semua itu akan terjadi pada tahun depan," kata CEO Google kala itu, Eric Schmidt dengan nada optimistis.

4. HTC Dream/G1

Ponsel pertama dengan sistem operasi Google Android akhirnya dirilis tahun 2008. Ponsel besutan HTC yang dinamakan T-Mobile G1 itu diluncurkan di New York dan kala itu digadang-gadang bakal menggoyang dominasi smartphone Apple iPhone ataupun BlackBerry.

Ponsel itu mulai dijual di Amerika Serikat pada bulan Oktober seharga USD 179 dan di Inggris pada awal November. Kedatangan Android tentunya meruncingkan persaingan antara Google dengan para rival seperti Apple, Microsoft dan Nokia untuk menciptakan software ponsel generasi masa depan.

Ponsel G1 yang dibundling operator T-Mobile punya fitur layar sentuh dan keyboard sliding qwerty. Juga diberikan tiga pilihan warna bagi konsumen yakni hitam, putih dan cokelat. Fitur Wi Fi,GPS, kamera 3 megapiksel, email maupun instant messaging juga tersedia di ponsel ini.

G1 dilengkapi dengan berbagai aplikasi online Google semacam Gmail, YouTube dan juga ‘Google Maps Street View'. Dengan handset Android, Google ingin memicu makin banyak orang mengakses internet dan memakai layanan pencarian serta iklannya yang jadi sumber pemasukan utama.

HTC Dream cukup laris meski tidak sefenomenal iPhone. Namun, inilah cikal bakal ponsel Android yang kini menguasai dunia.

5. Ramai-ramai menjajal Android

Google Android kemudian menarik semakin banyak peminat. Pada akhir 2008, grup Open Handset Alliance yang didirikan Google untuk mendukung pengembangan Android berhasil menggaet 14 anggota baru yang terdiri dari berbagai perusahaan bidang teknologi.

Perusahaan tersebut bergerak dalam berbagai bidang, mulai dari pembuat ponsel, operator telekomunikasi hingga produsen chip. Bergabungnya perusahaan baru ini berarti semakin memperkuat posisi Android dalam industri ponsel, khususnya untuk menyaingi popularitas iPhone dari Apple.

Nama-nama baru yang bergabung termasuk perusahaan besar seperti Sony Ericsson, ARM, Asustek, Garmin, Huawei Technologies, Toshiba, dan Vodafone.

"Para anggota baru ini akan mengembangkan perangkat yang kompatibel dengan Android, memberi kode yang diperlukan dalam Android Open Source Project, ataupun mendukung ekosistem yang akan mempercepat ketersediaan perangkat berbasis Android," demikian pernyataan dari Open Handset Alliance

Produsen handset Sony Ericsson misalnya, menyatakan sedang mengerjakan perangkat Android yang diharapkan bisa dirilis pertengahan tahun 2009. Sedangkan Samsung dan LG juga tenga bersiap merilis Android pertamanya.

6. Meraksasa

Sesudah HTC G1, vendor lain seperti LG, Motorola dan Samsung menyusul dengan memperkenalkan handset Android pertamanya. Diikuti kemudian oleh Sony. Beberapa merek berhasil menuai popularitas besar.

Seperti model Droid yang sukses membangkitkan Motorola dari keterpurukan. Namun tak disangka, Samsung yang pada akhirnya sukses besar mengadopsi Android, terutama mulai seri Galaxy S yang diperkenalkan tahun 2010.

Galaxy S kini sudah muncul versi ketiganya dan tetap mendapat sambutan meriah. Vendor lain pun tidak mau kalah, dan berlomba lomba merilis Android dengan spesifikasi tinggi.

iPhone yang semula berkuasa pun mulai tertinggal. Kini, deretan ponsel Android menguasai pangsa pasar 59% di segmen sistem operasi ponsel global. 

 

sumber : detiknet[dot]com 

Prinsip Kerja Scanner



Scanner merupakan Suatu alat elektronik yang fungsinya mirip dengan mesin fotokopi. Mesin fotocopy hasilnya dapat langsung dilihat pada kertas sedangkan scanner hasilnya ditampilkan pada layar monitor komputer dahulu kemudian baru dapat diubah dan dimodifikasi sehingga tampilan dan hasilnya menjadi bagus yang kemudian dapat disimpan sebagai file text, dokumen dan Gambar.

Scanner merupakan suatu alat yang digunakan untuk memindai suatu bentuk maupun sifat benda, Seperti dokumen, foto, gelombang, suhu, digunakan untuk mengambil citra cetakan (gambar, foto, tulisan) untuk diolah atau ditampilkan melalui komputer. Hasil pemindaian itu pada umumnya akan ditransformasikan komputer sebagai data digital Data yang telah diambil dengan scanner itu , bisa dimasukkan secara langsung ke semua aplikasi computer computer yang mengenali teks ASCII. Perbedaan tiap scanner dari berbagai merk terletak pada pemakaian teknologi dan resolusinya. Pemakaian teknologi misalnya penggunaan tombol-tombol digital dan teknik pencahayaan. Terdapat beberapa jenis pemindai bergantung pada kegunaan dan cara kerjanya, antara lain: Pemindai gambar, Pemindai barcode,Pemindai sinar-X, Pemindai cek, Pemindai logam, Pemindai Optical Mark Reader (OMR)

Berdasarkan cara penggunaan scanner terdiri dari 2 jenis yaitu:

1. Hand Held Scanner


Scanner yang pemakainanya menggunakan tangan untuk menggerakkan scanner yang nantinya akan menscan object yang akan di scan. Scanner jenis ini banyak digunakan padasupermarket, mall, minimarket, dan tempat lainnya yang digunakan untuk menscan harga barang dan menscan barkode.

 
2. Flat bed Scanner


Scanner yang penggunaannya dengan cara meletakkan objek yang akan discan diantara lensa sensor dan cover dan biasanya banyak dipakai di perkantoran untuk menscan dokumen, teks, image, photo, dan dokumen lainnya.

 Prinsip Kerja Scanner


1. Gambar yang akan dipindai diletakan di atas permukaan kaca pemindai

2. Sebelum gambar dipindai, komputer akan menentukan seberapa jauh motor stepper yang membawa lampu akan maju, jaraknya ditentukan oleh panjang gambar dan posisi gambar di kaca pemindai

3. Lampu mulai menyala dan motor stepper akan mulai berputar untuk menggerakkan lampu hingga posisi akhir gambar.

4. Cahaya yang dipancarkan lampu ke gambar akan segera dipantulkan,kemudian pantulan yang dihasilkan akan dibaca oleh sejumlah cermin menuju lensa scanner

5. Cahaya pantulan tersebut akhirnya akan sampai ke sensor CCD

6. Sensor CCD akan mengukur intensitas cahaya dan panjang gelombang yang dipantulkan dan merubahnya menjadi tegangan listrik analog

7. Tegangan analog tersebut akan diubah menjadi nilai digital oleh alat pengubah ADC(analog to Digital)

8. Sinyal digital dari sensor CCD akan dikirim ke logic board dan dikirimkan kembali ke computer dalam bentuk data digital yang menunjukan warna pada titik-titik gambar yang dipantulkan.


sumber : rusdiary.wordpress[dot]com

Prinsip Kerja Bluetooth


Bluetooth sesungguhnya merupakan spesifikasi industri untuk jaringan wilayah pribadi nirkabel(WPAN). Bluetooth menfasilitasi koneksi dan pertukaran informasi diantara alat-alat seperti PDA, ponsel, computer laptop, printer, dan kamera digital melalui frekuensi radio jarak dekat.

Nama Bluetooth sendiri diambil dari nama seorang raja di Denmark yang bertakhta pada abad ke 10, yakni raja Harald Bluetooth.
Pada masa hidupnya, raja tersebut aktif berdiplomasi memfasilitasi perundingan-perundingan untuk mendamaikan pihak-pihak yang bersengketa. Para penemu teknologi Bluetooth menganggap nama belakang raja tersebut sesuai dengan sifat teknologi nirkabel itu.

http://yusromuhtadi.files.wordpress.com/2010/10/bluetooth-antena.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi27MWtwG7h7-AgEJYYT8YRgiPhnus5lDD3wyO5IchDqRA5Nd8miYh6sAPmS6VHifR8pIyqsDPQMI25VoAEFg6AICQ_qvXomxWuTvNqyjxl9r8WWIrVIG_Ty07PLz7dFplG7aV6kUm_mO0/s1600/bluetooth.jpg

Spesifikasi Bluetooth pertama kali dikembangkan oleh Ericsson, yang saat ini menjadi Sony Ericsson dan Ericsson mobile Platforms. Bluetooth kemudian diresmikan oleh Special Interest Group (SIG), yang berdiri pada 20 mei 1999. organisasi terssebut didirikan oleh sony ericsson, IBM, Intel, Toshiba dan Nokia.

Sebagai standar radio dan protocol komunikasi, bluetooth dirancang untuk bekerja hemat daya, dengan daya jangkau pendek, berbasis transceiver microchip murah.

Untuk mengamankan komunikasi daaari penyadapan, Bluetooth mengandalkan algoritma SAFER+ untuk otentikasi dan pembuatan kunci. Sementara itu, enkripsi paket data dipercayakan pada teknologi E0 Stream Chipher.

Versi-versi pertama adalah Bluetooth 1.0 dan Bluetooth 1.0B. Perbaikan terus dilakukan dengan kelahiran Bluetooth 1.1. Versi ini antara lain mendukung unutk channel yang tidak dapat terenkripsi. Berikutnya tercipta Bluetooth 1.2 yang memiliki kecepatan transmisi lebih tinggi dan lebih tahan terhadap interferensi frekiuensi radio. Dan versi terbaru yang baanyak diadopsi gadget-gadget muthakhir pada saat ini adalah Bluetooth 2.0.

Spesifikasi Bluetooth

Bluetooth adalah teknologi yang memungkinkan dua perangkat yang kompatibel, seperti telepon dan PC untuk berkomunikasi tanpa kabel dan tidak memerlukan koneksi saluran yang terlihat. Teknologi ini memberikan perubahan yang signifikan terhadap peralatan elektronik yang kita gunakan. Jika kita melihat sekeliling kita dimana keyboard dihubungkan pada komputer. Demikian juga halnya dengan printer, mouse, monitor dan lain sebagainya. Semua peralatan itu dihubungkan dengan menggunakan kabel. Akibatnya terjadi masalah banyak kabel yang dibutuhkan di kantor, rumah atau tempat-tempat lainnya. Masalah lain yang ditemui adalah bagaimana menelusuri kabel-kabel yang terpasang jika ada suatu kesalahan atau kerusakan. Bluetooth memperbaiki penggunaan teknologi kabel yang cenderung menyulitkan ini dengan cara menghubungkan beberapa peralatan tanpa menggunakan kabel.

Bluetooth beroperasi dalam pita frekuensi 2,4 GHz (antara 2.402 GHz sampai 2.480 GHz) yang mampu menyediakan layanan komunikasi data dan suara secara real-time antara host to host bluetooth dengan jarak jangkauan layanan yang terbatas. Bluetooth dapat berupa card yang bentuk dan fungsinya hampir sama dengan card yang digunakan untuk wireless local area network (WLAN) dimana menggunakan frekuensi radio standar IEEE 802.11, hanya saja pada bluetooth mempunyai jangkauan jarak layanan yang lebih pendek dan kemampuan transfer data yang lebih rendah.

Pada dasarnya bluetooth diciptakan bukan hanya menggantikan atau menghilangkan penggunaan kabel didalam melakukan pertukaran informasi, tetapi juga mampu menawarkan fitur yang baik untuk teknologi mobile wireless dengan biaya yang relatif rendah, konsumsi daya yang rendah, interoperability yang menjanjikan, mudah dalam pengoperasian dan mampu menyediakan layanan yang bermacam-macam.

Prinsip Kerja Bluetooth

Bluetooth sebenarnya hadir ditujukan untuk mengatasi beberapa kendala komunikasi data antarperanti elektronik yang lebih dahulu hadir. Yang paling utama memang untuk komunikasi antarperalatan elektronik tanpa kabel. Namun, Bluetooth juga digunakan untuk menjembatani komunikasi one by one menjadi one to many. Selain itu, bluetooth juga mengeliminasi campur tangan pengguna dalam mengonfigurasi koneksi. Jadi, koneksi antarperalatan elektronik via bluetooth terjadi secara otomatis.

Nah, kalau kita bicara soal komunikasi data, tentu ada dua hal yang harus diperhatikan. Pertama, seberapa banyak jumlah data yang hendak dipertukarkan dalam sekali komunikasi. Kedua, bagaimana data yang dipertukarkan diintrepetasikan secara sama antara pengirim dan penerima dan data yang diterima adalah data yang benar-benar dikirim. Hal ini sering disebut sebagai protokol komunikasi.

Bluetooth bekerja menggunakan frekuensi radio. Beda dengan inframerah yang mendasarkan diri pada gelombang cahaya. Jaringan Bluetooth bekerja pada frekuensi 2.402 Giga Hertz sampai dengan 2.480 Giga Hertz. Dibangkitkan dengan daya listrik kecil sehingga membatasi daya jangkaunya hanya sampai 10 meter. Penetapan frekuensi ini telah distandardisasi secara internasional untuk peralatan elektronik yang dipakai untuk kepentingan industri, ilmiah, dan medis. Kecepatan transfer data Bluetooth rilis 1.0 adalah 1 mega bit per detik (Mbps), sedangkan versi 2.0 mampu menangani pertukaran data hingga 3 Mbps.

Kalau dalam satu waktu bisa terjadi koneksi antara 8 peralatan Bluetooth secara simultan, lalu bagaimana bisa peralatan Bluetooth tidak mengganggu satu sama lain? Hal itu disebabkan karena masing-masing peralatan tersebut membangkitkan sinyal sangat lemah melalui listrik berdaya 1 miliwatt yang akan mengacak penggunaan 79 frekuensi sebanyak 1600 kali dalam satu detik. Jadi, akan sangat kecil kemungkinan masing-masing alat menggunakan frekuensi yang sama dalam satu waktu.

Sepasang peralatan Bluetooth yang telah tersambung akan membentuk Personal Area Network, disebut juga piconet dan mengacak frekuensi. Akan terjadi transaksi dan percakapan antar peralatan secara otomatis apakah ada data yang hendak dipertukarkan dan pihak manakah yang akan mengontrol komunikasi.

Pernahkah membayangkan komunikasi yang harus berjalan secara bergantian seperti handy talkie? Kita bisa bicara dan mendengar, tetapi tidak keduanya dalam satu waktu. Cara kerja seperti ini sering disebut sebagai half-duplex. Bluetooth dirancang untuk dapat bekerja secara half-duplex maupun full-duplex. Sebagai contoh, ketika digunakan secara full-duplex, kebanyakan telepon tanpa kabel berteknologi Bluetooth mampu menangani pengiriman data lebih dari 64 Kbps. Sementara, ketika printer berteknologi Bluetooth mengadakan komunikasi dengan komputer secara half-duplex, mampu menangani pengiriman data sebesar 721 Kbps di satu titik dan 57,6 Kbps di titik yang lain. Jika diatur agar kedua titik menggunakan kecepatan transfer yang sama, maka kecepatan transfernya adalah 432,6 Kbps.

Kalau dikaitkan dengan masalah keamanan data, maka dapat dikatakan bahwa banyak hal yang perlu mendapat perhatian ekstra pada penggunaan Bluetooth. Hal ini menjadi bertambah krusial jika penggunaan Bluetooth berada dalam ruang publik yang sangat anonim seperti keramaian umum. Kita ingat bahwa koneksi antar peralatan Bluetooth tidak memerlukan campur tangan dari pengguna, melainkan terjadi secara otomatis. Begitu peralatan Bluetooth kita terdeteksi dan koneksi terbentuk, maka siapa saja dapat mengirimkan data ke peralatan Bluetooth kita.

Beberapa manufaktur peralatan mobile saat ini telah mulai menerapkan teknologi secure Bluetooth. Jika dipasang pada mode trusted devices, maka jika ada kiriman data, pengguna harus memutuskan untuk menerima atau menolak.

Pada teknologi yang lebih tinggi keamanannya, terdapat prosedur autorisasi dan autentifikasi untuk membatasi penggunaan Bluetooth pada layanan (service) tertentu saja, atau hanya mengijinkan pertukaran data dengan user yang telah terdaftar dan terpercaya.

Singkatnya user dipaksa untuk membuat keputusan perihal pertukaran data secara sadar. Ada baiknya juga kita selalu menyinkronkan Bluetooth dengan peralatan yang ada di rumah atau ruang kerja sehingga mengurangi risiko pembajakan di ruang publik yang anonim.



Source: lexystar.blogspot[dot]com

Tips Membeli Kamera Yang Baik



 Melakukan petualangan di alam terbuka atau berenang di kedalaman air terasa kurang bila tidak ditemani dengan piranti bernama kamera.

Proses mengabadikan moment di mana saja dan kapan saja memang sebaiknya tidak terkendala, apalagi oleh faktor cuaca atau material seperti air.

Bila kamera biasa harus dijauhkan dari air, maka tidak untuk kamera-kamera yang didesain waterproof. Sesuai namanya, ia bisa menjadi teman setia di pantai atau lingkungan outdoorlainnya tanpa takut rusak.

Kamera waterproof sendiri biasanya tak hanya mendapat kemampuan tahan air, namun juga tahan benturan dan tahan debu.

Tertarik memilikinya? Bagi Anda yang berencana membeli kamera jenis ini ada baiknya mempertimbangkan sejumlah poin penting sebelum mengambil keputusan.

Selain tentunya kemampuan personal, menghasilkan foto yang baik juga dipengaruhi oleh kamera yang baik pula.

Berikut sejumlah poin yang dimaksud seperti dirangkum dari Tech.lifegoesstrong, Rabu (27/6/2012), agar Anda bisa memboyong pulang kamera yang memiliki performa mumpuni.

1. LCD

LCD menjadi salah satu pertimbangan penting sebelum membeli kamera waterproof. Karena kehadirannya menggantikan keberadaan viewfinder, maka pastikan Anda mampu melihat image di layar LCD dalam segala situasi.

Layar LCD yang baik masih bisa dilihat di ruangan terbuka, terutama saat matahari sedang bersinar terik. Display LCD juga berperan penting memutar ulang foto yang telah Anda ambil.

Nah, jika layar terlihat redup dan tidak bisa disetting untuk memperbaikinya, Anda bisa jadi kesulitan mengetahui apakah Anda telah menangkap subyek seperti yang diinginkan.

2. Fitur

- Automatic Scene Selection

Penawaran modus scene seakan sudah biasa dijumpai di kamera kategori point and shoot. Modus ini memudahkan pengguna memaksimalkan pemotretan dalam kondisi apapun.

Misalnya, modus scene landscape akan memperkaya warna biru dan hijau, sedang modus scene beachakan mengatur pencahayaan dari pantulan pasir maupun air.

Dan kini manufaktur kamera memudahkan pencapaian foto yang ciamik dengan mengkombinasikan modus scene dengan modus automatic. Kamera akan mengevaluasi apa yang akan Anda bidik dan memilihkan modus scene yang paling sesuai.

Anda tak akan direpotkan sedikit pun karena fitur ini berjalan otomatis. Entah sedang berada di pantai atau di atas gunung, fitur ini dengan pandainya akan mendeteksi scene yang ada. Bahkan, ada kamera-kamera yang bisa mendeteksi kondisi underwater.

- HDR

Untuk memperoleh detail warna yang baik, pertimbangkan fitur High Dynamic Range (HDR). Pada intinya, HDR menyatukan beberapa jepretan dengan eksposure yang berbeda untuk mendapatkan hasil terbaik.

- Built-in GPS

Bagi yang gemar bepergian, fitur GPS yang ditanamkan secara built-in memudahkan pengguna melacak lokasi di mana foto itu diambil. Beberapa kamera juga sudah bisa menampilkan peta lokasi si pengguna termasuk koordinatnya.

- Motion Panorama

Bayangkan Anda sedang berada di puncak gunung dan ingin mengabadikan pemandangan dengan sudut pandang yang luas. Fitur Motion Panorama akan memfasilitasi Anda.

Fitur ini mampu 'menjahit' gambar hanya dalam satu gerakan. Hasilnya? Pemandangan dengan view 180 derajat atau bahkan 360 derajat bisa dinikmati.

- Low Light Shooting

Jangan lupakan kemampuan selanjutnya yang tak kalah penting ini. Tak selamanya Anda berada di situasi yang cukup cahaya kan? Nah, perhatikan apakah kamera mampu menghasilkan foto yang tetap bagus dalam kondisi minim cahaya (low light). 

Fitur di sejumlah kamera mampu mengatur sensitivitas cahaya (ISO) secara otomatis sehingga foto tidakngeblur. Sebuah problem klasik saat pengambilan gambar di kegelapan pun mampu diminimalisir.



sumber : detik[dot]com

Tips Berfoto saat Rekreasi



Liburan sekolah biasanya waktu yang tepat bagi Anda mengajak buah hati jalan-jalan. Selain menikmati kebersamaan, apalagi kalau bukan membuat foto-foto kenangan. Juga foto narsis untuk sekedar di-upload di blog atau jejaring sosial.

Supaya foto keluarga tidak terlihat membosankan dan monoton, ada beberapa tips untuk menghindari mati gaya.

1. Siapkan kamera yang tidak terlalu berat. Kamera poket tidak ada salahnya. Pilih lensa lebar dan normal untuk menikmati liburan bersama keluarga. Hindari lensa tele karena cukup merepotkan.

2. Biasanya 'foto standar' saat jalan-jalan bersama keluarga yakni berdiri sejajar dan mengumpul di tengah frame. Coba lakukan sedikit variasi dengan posisi menyebar dari ujung kiri frame sampai ujung kanan frame. Tidak perlu 'berdesak-desakan' di tengah sementara kiri-kanan frame kosong.

3. Selain menghadap kamera, usahakan ada adegan lain antar anggota keluarga misalkan saling berbincang, saling bercanda atau gunakan gaya yang unik lainnya. Jangan lupa tersenyum.

Adegan santap kuliner juga menarik diabadikan. Semua anggota keluarga duduk mengelilingi meja makan tanpa harus melihat ke kamera. Perhatikan posisi duduk supaya tidak ada yang memunggungi lensa.

4. Saat berfoto di depan objek wisata seperti patung atau bangunan, sebisa mungkin hindari posisi yang membuat keluarga Anda tampak kecil, sementara patung/bangunannya tampil dominan. Pastikan keluarga Anda bisa tampil setidaknya 1/3 frame, sementara sisanya untuk background.

Anda juga tidak perlu menempelkan anggota badan ke patung atau nama jalan. Beri jarak antara Anda dengan objek di belakang Anda sehingga menjadi background yang unik.

Kalau lensa Anda memiliki diafragma besar, tidak ada salahnya main teknik bokeh guna mempercantik foto keluarga Anda. Bokehnya tidak perlu terlampau ekstrim, cukup untuk memfokuskan ke keluarga Anda, sementara background yakni ikon wisata menjadi penanda lokasi.

5. Perhatikan arah matahari. Kalau berlibur di negara tropis, pastikan foto-foto tidak dilakukan di siang hari/backlight karena menyebabkan wajah menjadi gelap. Waktu yang tepat untuk foto-foto dilakukan sebelum jam 10.00 dan sesudah jam 16.00 hingga matahari terbenam. Perhatikan jatuhnya bayangan jatuh di muka seperti bayangan dedaunan supaya gambar tidak belang.

6. Gunakan variasi angle sekreatif mungkin. Tidak perlu terus-terusan frontal dari depan, Anda dapat melakukan dengan low angle atau high angle. Sudut pemotretan dari atas dengan lensa lebar mampu menangkap suasana dengan baik.

7. Gaya-gaya foto candid juga terlihat cantik untuk diambil. Perhatikan ekpresi kebahagiaan saat keluarga Anda menikmati liburan. Bila saat menjepret namun momen terlepas, jangan sungkan untuk meminta keluarga Anda mengulangi adegan tersebut. Sedikit skenario dan adegan ulang tidak ada salahnya.

8. Jangan lupa memotret detail dari setiap tempat yang dikunjungi. Juga suasana lokasi wisata, apakah ramai atau sepi. Bila ada sajian kuliner yang ciamik, jangan lupa dipotret dulu.

Detail dan suasana diperlukan saat Anda ingin mencetak di album foto. Dengan menambahkan 2 unsur ini, akan membuat album keluarga Anda makin variatif dan lucu. Terlebih, harga mencetak album foto semakin kompetitif dan murah, mendorong liburan keluarga Anda semakin berbicara.



sumber : detik[dot]com

Prinsip Kerja Alat Scanner Sidik Jari

Sistem sidik jari (fingerprint) saat ini sudah banyak digunakan, baik sebagai Attendance System (sistem absensi) maupun sebagai Access Control (sistem pengontrol akses ke dalam suatu ruangan, tempat, atau ke dalam sebuah sistem)
Pertanyaan yang seringkali terbersit dalam benak kita adalah, bagaimana cara mesin ini mengenali sidik jari kita? apakah ketika menempelkan jari posisinya harus tepat seperti ketika kita menempelkan jari untuk disimpan supaya menghasilkan gambar yang sama? bagaimana jika jari kita tergores atau terluka?
Untuk itu supaya bisa menjawabnya marilah kita mengintip sedikit mengenai bagaimana mesin scanner sidik jari bekerja.

PATERN
Secara umum, sidik jari dapat dibedakan menjadi beberapa tipe menurut Henry Classification System, yaitu:


Perlu diketahui bahwa hampir 2/3 manusia memiliki sidik jari dengan Loop Pattern, hampir 1/3 lainnya memiliki sidik jari dengan Whorl Pattern, dan hanya 5-10% yang memiliki sidik jari dengan Arch Pattern.
Pola-pola seperti ini digunakan untuk membedakan sidik jari secara umum, namun untuk mesin sidik jari, pembedaan seperti ini tidaklah cukup. Karena itulah mesin sidik jari diperlengkapi dengan metode pengenalan Minutiae.

MINUTIAE
Minutiae berasal dari bahasa inggris yang bisa berarti “barang yang tidak berarti” atau “rincian tidak penting”, dan terkadang diartikan sebagai “detail”.
Seperti arti katanya, minutiae sebenarnya merupakan rincian sidik jari yang tidak penting bagi kita, tetapi bagi sebuah mesin sidik jari itu adalah detail yang sangat diperhatikan.
 
 Minutiae

Untuk lebih jelasnya, minutiae pada sidik jari adalah titik-titik yang mengacu kepada:
  • crossover: persilangan dua garis
  • core: putar-balikan (U turn) sebuah garis
  • bifurcation: percabangan sebuah garis
  • ridge ending: berhentinya sebuah garis
  • island: sebuah garis yang sangat pendek
  • delta: pertemuan dari tiga buah garis yang membentuk sudut
  • pore: percabangan sebuah garis yang langsung diikuti dengan menyatunya kembali percabangan tersebut sehingga membentuk sebuah lingkaran kecil
mesin sidik jari akan mencari titik-titik ini dan membuat pola dengan menghubung-hubungkan titik-tik ini. Pola yang didapat dengan menghubungkan titik-titik inilah yang nantinya akan digunakan untuk melakukan pencocokan bila ada jari yang menempel pada mesin sidik jari. Jadi, sebenarnya mesin sidik jari tidak mencocokkan gambar, tetapi mencocokkan pola yang di dapat dari minutiae-minutiae ini.
Untuk lebih jelasnya, lihatlah ilustrasi di bawah ini:

 
Searching Minutiae

Gambar di sebelah kiri adalah gambar sidik jari yang telah tersimpan pada mesin sidik jari, sedangkan gambar di kanan adalah hasil scan jari yang akan dicocokkan. Pertama-tama sistem akan mencari titik-titik minutiae pada keduanya.


 
Before Match

Setelah itu, mesin sidik jari akan mengumpulkan titi-titik minutiae tersebut untuk dicocokkan



 
Match Minutiae

Langkah berikutnya, mesin sidik jari akan mencari kecocokan pola pada minutiae-minutiae yang telah terkumpul tersebut (perhatikan bahwa tidak semua minutiae harus digunakan atau memiliki kesamaan baik pada gambar kiri maupun kanan)


 
Matched Result

Jika mesin sidik jari mendapatkan pola yang sama (dalam contoh di atas terdapat kesamaan), maka proses identifikasi sudah berhasil (perhatikan bahwa letak pola tersebut tidak harus sama)


Dari ilustrasi di atas, kita bisa mendapatkan gambaran yang jelas mengenai bagaimana mesin sidik jari bekerja. Karena tidak semua minutiae harus digunakan dan juga karena letak pola yang ditemukan tidak harus sama, maka kita dapat menyimpulkan bahwa posisi jari kita pada saat identifikasi pada mesin sidik jari tidak harus persis sama dengan pada saat kita menyimpan data sidik jari kita pertama kali pada mesin tersebut. Dan fakta bahwa mesin sidik jari menggunakan minutiae-minutiae dalam melakukan proses identifikasi dapat memberikan kesimpulan kepada kita bahwa goresan pada jari kita dapat menyebabkan sulitnya jari kita teridentifikasi, karena tu berarti akan merubah minutiae-minutiae yang ada, misalnya membuat beberapa crossover baru, dan lain-lain.

sumber : http://drmgroup.wordpress.com

Prinsip Kerja Night vision Googles

Berkaitan dengan kamera, ponsel bahkan telah menyematkan kamera beresolusi tinggi hingga besaran 12 Megapiksel. Kemampuannya terbilang beragam. Tidak sekedar memiliki autofocus, kamera pada ponsel dapat ditambahkan sejumlah perangkat tambahan, semisal teleskop ataupun kemampuan melihat dalam gelap (night mode).

Fitur Night mode lahir hampir bersamaan dengan hadirnya kamera di ponsel itu sendiri. Namun kinerjanya masih sangat sederhana dan belum dapat benar-benar diandalkan.
Perkembangan selanjutnya diharapkan fitur Night Mode pada kamera dapat terintegrasi dengan teknologi Night Vision yang sudah diterapkan oleh militer. Dengannya, Anda dapat melihat seseorang dari jarak 183 meter dalam kegelapan malam. Menarik bukan?
Tapi apakah mungkin sebuah ponsel disuntikkan kemampuan seperti itu? Sebelum jauh melangkah, Anda harus tahu prinsip kerja dari Night Vision lebih dahulu.
 
Teknologi Night Vision
Sebuah perangkat night vision sebenarnya bekerja dengan 2 cara yang berbeda tergantung teknologi yang digunakan. Pertama, dengan memperkuat gambar. Cara ini bekerja dengan mengumpulkan sejumlah kecil cahaya, termasuk sepotong spektrum cahaya infrared yang tertangkap, yang ada tetapi mungkin tidak terlihat oleh mata biasa, kemudian memperkuatnya sehingga gambar tersebut dapat dilihat dengan mudah.
Kedua, dengan sistem pemanasan gambar. Teknologi ini beroperasi dengan menangkap bagian tertinggi dari spektrum cahaya infrared, yang dipancarkan oleh objek yang digambarkan sebagai cahaya. Objek yang lebih panas seperti panas tubuh manusia, memancarkan lebih banyak cahaya dibandingkan objek yang lebih dingin seperti pohon atau bangunan.
Nightvision1
Cahaya Infrared
Untuk memahami apa itu night vision, sangatlah penting utnuk memahami apa itu cahaya. Sejumlah energi yang terdapat pada gelombang cahaya sebenarnya berhubungan dengan panjang gelombang. Semakin pendek panjang gelombang maka makin besar energi yang dikandungnya. Cahaya yang dapat dilihat, misalnya violet (lembayung) memiliki energi terbanyak dan merah yang paling sedikit. Berikut ini spektrum cahaya yang dapat dilihat pada spektrum infrared.
Nightvision2


Cahaya infrared dapat dipilah menjadi tiga kategori:

1. Mendekati Infrared  merupakan cahaya yang dapat terlihat dengan panjang gelombang dari 0,7 hingga 1,3 mikron atau 700 billion hingga 1300 billion meter.

2. Pertengahan Infrared merupakan cahaya dengan panjang gelombang dari 1,3 hingga 3 mikron. Kedua tipe ini digunakan oleh bermacam perangkat elektronik termasuk remote control.

3. Infrared Thermal merupakan cahaya yang menempati bagian terbesar dari spektrum infrared dengan panjang gelombang 3 mikron hingga 30 mikron.

Perbedaan utama antara infrared thermal dan dua yang lainnya bahwa infrared thermal dipancarkan dari sebuah objek dan tidak merefleksikannya kembali. Cahaya infrared memancar dari sebuah objek sebenarnya berkaitan dengan apa yang disebut level atomik. Level atomik merupakan seberapa besar jumlah atom pada sebuah cahaya.
Berkaitan dengan perangkat night vision, cahaya infrared yang digunakan pada perangkat tersebut bekerja dengan dua cara yaitu thermal imaging (berdasarkan panas dari image yang tertangkap) dan image enhancement (memperkuat image yang tertangkap).

Image Enhancement
Teknologi image-enhancement merupakan teknologi yang banyak disangkakan orang bila kita berbicara tentang night vision. Sistem image-enhancement ini biasa disebut sebagai night-vision devices (NVDs). NVD didasarkan pada sebuah tube khusus yang dinamakan image-intensifier tube (tube penguat image), yang mengumpulkan dan memperbesar cahaya infrared dan cahaya yang tampak.
Nightvision Tube
Tube penguat gambar merubah photon menjadi elektron dan kembali lagi
Adapun cara kerja image enhancement adalah:
  1. Sebuah lensa konvensional (lensa objek) menangkap cahaya sekitar dan beberapa cahaya infrared terdekat.
  2. Kesemua cahaya dikirimkan ke image-intensifier tube. Kebanyakan perangkat NVDs, memiliki sumber energi dari dua buah baterai N-Cell atau  baterai "AA". Tube akan menghasilkan tegangan tinggi sekitar 5.000 volts yang dikirimkan ke komponen image-tube.
  3. Tube penguat image memiliki photokatoda, yang digunakan untuk mengubah energi cahaya photon menjadi elektron.
  4. Kemudian elektron melewati tube tersebut, elektron serupa juga dilepas dari atom yang berada di sekitar tube melewati sebuah wadah yang disebut microchannel (MCP). MCP adalah piringan kaca kecil yang memiliki jutaan lubang mikroskopik didalamnya. Ketika elektron dari photokatoda menabrak elektroda pertama pada MCP, terjadi akselerasi pada kaca microchannel dengan semburan tegangan 5000 Volt yang dikirimkan pada tiap pasang elektroda. Elektron asli bertabrakan pada tiap sisi channel, sehingga atom-atom dan elektron lainnya terlepasan. Elektron baru hasil tabrakan tadi juga bertabrakan dengan atom lainnya sehingga menciptakan reaksi berantai sehingga elektron tadi meninggalkan channel. Microchannel yang ada pada MCP dibuat dengan sudut yang rendah (dengan bias 5 sampai 8 derajat) untuk memastikan tabrakan elektron sehingga menghasilkan kilas balik ion dan cahaya langsung dari phospor.
  5. Diakhir tube penguat, elektron menghantam layar yang dilapisi dengan phospor. Elektron ini mempertahankan posisinya sehingga menghasilkan image sempurna ketika elektron berada pada tengah yang sama dengan photon aslinya. Phospor ini menciptakan image hijau pada layar yang menjadi karakteristik dari perangkat night vision.
  6. Gambaran dari phospor hijau dilihat melalui lensa lain yang dinamakan lensa okular, yang memungkinkan untuk diperbesar dan membuat gambar menjadi lebih fokus. NVD tersebut bisa saja disambungkan dengan sebuah perangkat tampilan elektronik seperti layar monitor atau image dilihat langsung pada lensa okular.
Sistem penyuplai tenaga otomatis memungkinkan tegangan photokatoda melakukan on/off secara otomatis. Dengan cara demikian memungkinkan NVD merespon perubahan kondisi pencahayaan secara instan. Ini merupakan sistem pengembangan dari NVD yang memungkinkan pengguna NVD untuk cepat bergerak dari lingkungan dengan pencahayaan kuat ke pencahayaan rendah atau sebaliknya. Dan saat ini perangkat yang menggunakan NVD sudah beragam bahkan kamera digital dapat ditambahkan NVD.
Nah, bila sebuah perangkat night vision dapat dibuat menjadi lebih kecil maka ada kemungkinan ponsel akan disematkan perangkat ini.

 sumber : http://www.tabloidpulsa[dot]co[dot]id

Cara Service PSU pada Komputer


PSU komputer adalah power supply dengan sistem switching. Pada power supply switching, kebanyakan yang rusak adalah komponen yang berada pada bagian primer.

siapkan peralatan yang diperlukan.
Peralatan yang anda perlukan tidaklah banyak , anda hanya perlu menyediakan solder, timah, obeng + , avometer , dan penyedot timah, dan uang untuk membeli komponen yang rusak

Di sini saya akan mengambil contoh PSU merk OKAYA



Kalau sudah siap, langsung saja buka tutup PSU nya.
Lepaskan papan rangkaian (PCB) dari casing.



Komponen yang perlu diperiksa adalah :

1. Sekering (fuse)

Cek sekring dengan avometer, jika sekring putus , silakan ganti sekring dengan sekring baru yang sama nilainya dengan sekring yang lama.

Silakan hubungkan PSU anda ke listrik PLN , jika sekring putus lagi , berarti transistor regulatornya jebol/short. Lepaskan steker dari stop kontak/terminal/apalah namanya

2. Dioda penyearah , ada 4 buah.

Lepas dioda, cek dengan avometer. Dioda hanya mengalirkan arus listrik pada satu arah saja, ukur dioda bolak balik , jika tembus , silakan ganti dengan dioda yang sama !

3. Elco 330uF/200V, ada 2 buah


Elco ini bentuk fisiknya lebih besar dari elco yang lain. Jika elco kembung  , silakan ganti dengan elco yang baru.

4. Transistor regulator. ada 3 buah , terdiri dari 1 buah transistor DFF2N60 , dan 2 buah transistor 13007
. Transistor ini dipasang pada aluminium dan transistor ini berada dekat elco besar.
Lepas transistor dari papan rangkaian (PCB), cek dengan avometer , jika kaki emitor dan kolektor tersambung , berarti transistor jebol , silakan ganti transistornya dengan yang baru dan harus sama dengan yang lama.
Jika transistor regulator jebol , periksa juga komponen yang berada di dekat transistor regulator tersebut. Karena biasanya komponen yang berada di jalur transistor regulator akan ikut²an jebol/putus/nilainya berubah.
Komponen yang suka ikut²an itu adalah dioda dan resistor.
Jika ada yang jebol/putus/nilainya berubah , silakan ganti dengan komponen yang masih bagus.

5. Dioda penyearah pada bagian sekunder . Dioda ini ada 3 buah , dan bentuk dioda ini mirip transistor regulator, dan dioda ini juga menggunakan aluminium untuk membuang panas. Cek dioda ini , jika putus/jebol , silakan ganti diodanya dengan yang baru.
Juga cek 1 buah dioda SR360

6. IC B0813
ic ini berada antara 2 buah trafo kecil.



Jika anda yakin PSU anda sudah baik , silakan hubungkan ke stop kontak !
Ukur tgangan pada kabel warna ungu terhadap Ground (kabel warna hitam), ukur dengan menggunakan avometer , jika ada tegangan 5 volt yang terbaca pada avometer , berarti sudah ada titik terang PSU anda akan hidup lagi

Perhatikan kipasnya , apakah kipasnya berputar ?
Pasti kipasnya tidak berputar kan ?
"Ya iya lah , kan PSU nya belum dihubungkan ke motherboard" kata sebagian orang.

Anda tidak perlu motherboard untuk menghidupkan kipasnya, yang anda perlukan hanyalah sejengkal kabel.
Pada soket/slot/jack yang ke motherboard,



hubungkan kabel yang berwarna hitam ke kabel yang berwarna hijau. Hubungkan dengan menggunakan kabel sejengkal yang anda punya. Jika PSU anda normal , pasti kipasnya langsung berputar.
Dan jika kipasnya berputar , maka semua tegangan dipastikan sudah ada , dan untuk memastikannya , silakan ukur tegangan pada ujung² konektor/jack/apapun namanya dengan menggunakan avometer.
Hubungkan kabel avometer yg warna hitam ke salah satu kabel warna hitam dari PSU, kemudian hubungkan kabel warna merah Avometer ke setiap kabel yang berwarna selain warna hitam, hijau, dan abu-abu




sumber : http://awipunna.blogspot[dot]com

Cara Service Mouse Optik

Sering mouse yang sudah tidak sesuai fungsi entah karena mati total atau tidak bisa klik ,dikarenakan harga mouse yang relatif murah kita dengan mudahnya membuang dan membeli yang baru,tetapi lain halnya dengan warnet atau reltal komputer , akan tertalu banyak pengeluaran jika setiap kerusakan langsung ganti yang baru.
berikut alat tempur yang perlu disiapkan untuk memperbaiki mouse : 
 
- solder Timah
- penyedot timah (solder sucker)
- timah
- multitester
- tang pemotong kabel (gunting juga bisa)
- obeng kecil (usahakan yang plus "+" ) 

 
Berikut gejala yang terjadi pada mouse 
 
1. lampu indikator mouse menyala tetapi cursor tidak bisa gerak
cara memperbaiki : biasanya hal yang menyebabkan mouse demikian ialah kabel salah satu mouse yang putus karena tertarik,
potong pada bagian ujung kabel mouse yang mendekati mouse tersebut (jangan yang ke aras konektor ps2/usb)
kupas kabel lalu test menggunakan multitester (lihat gambar rangkaian mouse di atas)
hubungkan kabel tersebut menggunakan multitester, voltage=biru, data=hijau, clock=abu-abu, ground=
merah
langkah selanjutnya buka mouse menggunakan obeng plus (+) sedot timah yang menempel pada mouse menggunakan solder dan penyedot timah pasang kembali kabel yang telah kita potong tadi kemudian solder, jika lupa letak kabel liat petunjuk rangkaian di atas.
kemudian pasangkan kembali mouse dan lihat apa yang terjadi . . ! !

2. cursor bergerak mamun tidal bisa di klik (baik klik kanan maupun klik kiri)

cara memperbaiki : biasanya hal yang menyebabkan kerusakan tersebut ialah karena umur dari tombol mouse.buka mouse menggunakan obeng, kemudian cek dengan cara mengklik tombol tersebut
biasanya tombol yang normal akan terasa seperti ada pegas pasa saat di klik dan terdengar bunyi klik
jika tombol sudah tidak normal maka dengan terpaksa harus di ganti, cari tombol yang sama dengan mengkanibal mouse lain atau membelinya di toko sparepart elektronik terdekat
pasang tombol yang masih normal tadi pada PBC (board) mouse seperti awal
kemudian pasangkan kembali mouse dan lihat apa yang terjadi . . ! !

3. cursor tidak bisa bergerak namun bisa di klik
cara memperbaiki : biasanya hal tersebut di karenakan oleh optik mouse yang rusak
seperti biasa, bongkar mouse menggunakan obeng
cari optik mouse yang berbentuk seperti LED (lampu kecil)
ganti optik tersebut dengan mouse lain yang masih normal optiknya
ingat jangan terbalik memasangkannya karena ada plus (anoda) dan min (katoda) lihat gambar
pasang led yang baru pada PCB mouse, setelah itu pasang semua bagian mouse . . .
lihat apa yang terjadi 




sumber : http://lughot.blogspot[dot]com

Tips Mengurangi Dampak Radiasi Ponsel





WHO selaku Badan Kesehatan Dunia melalui International Agency for Research on Cancer (IARC) mengeluarkan hasil penelitian yang mengungkapkan bahwa penggunaan ponsel terlalu lama akan mengakibatkan terjadinya tumor otak jenis glioma, Radiasi ponsel dikategorikan sama dengan zat karsinogenik berbahaya seperti timbal, asap knalpot, dan kloroform.

Berikut adalah beberapa tips atau hal yang bisa Anda lakukan untuk mulai menghindari dampak dari radiasi handphone yang bisa saja akan merugikan kesehatan kita di lain hari. Berikut tipsnya

1. Gunakan speakerphone atau headset

Kita tidak bisa menolak untuk menerima panggilan telepon. Namun jika Anda masih khawatir, ada baiknya menggunakan headset. Intinya agar ponsel Anda, tidak terlalu dekat dengan otak, Headset tak memancarkan radiasi sebanyak ponsel atau jika dalam keadaan sepi, dan tidak mengganggu orang lain, ada baiknya jika sesekali Anda menjawab telepon dengan menggunakan mode speakerphone.

2.Bergantian telinga kanan dan kiri dalam menerima telepon

Hindari penggunaan satu bagian telinga ketika bertelepon. Misalnya, selalu menerima telepon dengan telinga bagian kiri saja. Menurut para ahli, hal ini justru tidak baik. Manfaatkan kedua telinga Anda untuk meminimalisir radiasi yang terpancar.

3. Perbanyak mendengar, kurangi bicara

Ponsel memancarkan radiasi ketika Anda berbicara atau mengetik SMS, tapi tidak memancarkan radiasi ketika sedang menerima pesan. Maka, usahakan untuk mendengarkan lebih banyak saat bicara dengan ponsel, ketimbang berbicara.

4. SMS

Ponsel tidak menggunakan tenaga banyak ketika kita mengirimkan teks ketimbang ketika ponsel bertugas mengirimkan suara kita. Lagipula, ketika kita mengetik SMS, artinya kita menjauhkan ponsel dari kepala kita.

5. Jauhkan Ponsel ketika sedang digunakan dari telinga, dada, atau pinggang

Ketika Anda menggunakan headset untuk menjawab telepon, usahakan untuk menjauhkan ponsel dari telinga, dada, atau pinggang. Bagian-bagian tersebut, termasuk perut adalah bagian-bagian tubuh yang mudah menyerap radiasi. Usahakan untuk menjauhkan ponsel yang sedang menerima telepon lewat headset dari perut Anda.

6.Casing atau baterai anti radiasi

Kekhawatiran radiasi ponsel belakangan memunculkan baterai dan casing berkemampuan khusus yang diklaim bisa meminimalisir hantaran radiasi yang berasal dari ponsel. Jika dirasa diperlukan, mungkin Anda bisa mencarinya di pertokoan.

7. Sinyal hilang? Matikan saja.

Ketika si ponsel tidak bisa menerima sinyal cukup, ia harus mengeluarkan usaha lebih kencang untuk mencari menara pemancar. Artinya, lebih banyak emisi yang ia keluarkan atau memicu radiasi yang lebih tinggi. Saat Anda harus menggunakan ponsel, upayakan sinyal berada dalam kondisi penuh. Lagipula, ponsel yang terlalu lama berusaha mencari sinyal hanya akan menghabiskan baterainya.

8. Kurangi penggunaan ponsel pada anak

Otak anak-anak menyerap radiasi ponsel dua kali lebih banyak ketimbang orang dewasa. Disarankan untuk menjauhkan anak-anak dari ponsel untuk melindunginya dari bahaya yang belum diketahui di masa depan.

Saat ini WHO dan Badan Lingkungan Eropa telah melakukan studi lebih lanjut mengenai radiasi ponsel. Namun tidak salahnya juga kita melakukan langkah pencegahan ketimbang mengambil risiko di masa depan. Pesan kami jaga kesehatan anda dan bagikan tips ini kepada orang lain, semoga bermanfaat. 



sumber : anugrahjaya[dot]com

Prinsip Kerja Mouse Optik

Mouse komputer berteknologi bola (track ball), kini sudah tergantikan
dengan optik. Mouse optik memiliki kamera beresolusi rendah yang dapat
menangkap sekitar 1500 – 6000 gambar permukaan di bawahnya. Dengan
kemampuan analisanya, mouse dapat menghitung posisi, kecepatan, dan
pergerakannya.
Dari perangkat yang sering kita gunakan bersama dengan komputer
tersebut, terdapat beberapa komponen yang bekerja di dalamnya. Mau tahu
bagaimana cara kerja mouse optik yang sering kita gunakan tersebut?
Berikut paparannya :

Tampilan mouse dari atas dan bawah.
tampak atas:


tampak bawah:


Dengan membuka penutup atas, kita akan mengetahui bagaimana isi di dalam mouse yang penuh dengan komponen elektronik.
Penutup plastik transparan digunakan untuk merefleksikan dan memusatkan sinar yang dipancarkan di bawah kamera.
Lensa yang berbentuk khusus ini dirancang untuk memantulkan cahaya LED ke permukaan.
Lampu LED berguna untuk menerangi bagian permukaan yang akan
memantul kembali ke kamera ketika ingin mendapatkan gambar yang jelas
dari permukaan bawah mouse.
Terminal IC ini adalah sebuah sensor mouse optik yang bekerja
dengan teknologi navigasi optik. Gunanya untuk mengukur perubahan posisi
berdasarkan perolehan gambar permukaan yang akan menentukan arah dan
jarak gerakan.


IC di atas berisi Sistem Image Acquisition (IAS), Digital
Signal Processor (DSP) dan dua port kabel serial. IAS mengambil gambar
dari permukaan yang kemudian diproses oleh DSP. Koordinat yang
dihasilkan terus disimpan dan dapat diekstraksi menggunakan format
serial antarmuka.


Terdapat IC lainnya (A2611D) yang berfungsi untuk menerima
input dari Sensor Optical Mouse melalui protokol I2C, membawa input dari
kiri-kanan-tengah mouse untuk dikirimkan ke PC, sebagai regulator
tegangan, dan bekerja sebagai USB tranceiver yang dapat mengirim dan
menerima data dari USB.

Ketika kita memutar roda mouse, potensiometer yang terpasang pada roda
seperti gambar di bawah juga berputar, sehingga menghasilkan tegangan
output yang berbeda. Potensiometer bekerja sebagai sensor dan sinyal
output di mana variabel tegangan setelah pengolahan akan diberikan ke
PC.
Struktur di dalam potensiometer yang dipasangkan pada roda mouse.
Tombol merah seperti ditunjukkan di bawah adalah klik tengah dari mouse.
Inilah bagian dalam komponen bertombol merah tadi. Ketika tombol
di klik, dibawahnya terdapat plat logam fleksibel yang akan mendeteksi
klik dari mouse.
Cara Kerja Mouse Komputer
Ketika mouse terhubung dengan komputer, lampu LED merah mulai bersinar.
Cahayanya fokus pada permukaan bawah mouse dengan lebih dulu melewati
lensa tipe khusus (HDNS-2100). Cahaya LED terpantul kembali ke kamera
yang terintegrasi dengan Sensor Optical Mouse. Kamera mengambil gambar
dari permukaan dengan frekuensi di kisaran 1500 – 6000 gambar per detik
untuk menghitung posisi mouse. Gambar-gambar ini diproses oleh Processor
Digital Signal dan hasil koordinatnya dikirim ke IC A2611D melalui
transmisi data serial. Kemudian, IC (A2611D) lainnya akan mengambil input serial dari sensor
gambar dan tombol mouse, yang seterusnya dikonversi ke protokol USB dan
mengirimkannya ke PC. Driver dari mouse yang terpasang pada komputer
menerima koordinat dan menghasilkan gerakan kursor yang sesuai.

[sumber : http://janurtechnotebookstore.wordpress]

Tips Memaksimalkan Kamera Olympus PEN

 
Olympus mengeluarkan seri PEN yang memakai sistem Micro Four Thirds yang berhasil mencuri perhatian konsumen. Setelah sebelumnya sedikit mengulik mengenai komunitas penggunanya, sekarang saatnya menyimak kiat-kiat pemaksimalan kamera mungil ini.

Berikut tipsnya yang langsung dibagikan oleh Olympus Pen Fanatics atau biasa disingkat PEN-atics, komunitas Olympus PEN di Indonesia:

1. Kontrol Manual
Diciptakan untuk mendapatkan hasil yang tidak kalah saing dengan DSLR, Olympus PEN turut dibekali dengan pengaturan-pengaturan yang ada di kamera kategori itu.

Pengguna bisa mengakses pengaturan manual dari mulai ISO, Aperture dan Speed melalui menu bernama Super Control Panel. Pengaturan ini tentu saja memudahkan pengguna untuk mendapatkan hasil yang foto yang lebih memuaskan di kondisi pemotretan yang berbeda-beda.

2. Viewfinder
Memang untuk kategori kamera yang merupakan perpaduan dari compact dan DLSR, pengguna tidak akan mendapatkan viewfinder. Akan tetapi apabila pengguna menghendaki adanya fitur tersebut, mereka bisa mendapatkannya dengan membeli aksesor tambahan. Aksesori viewfinder elektronik ini nantinya akan dipasangkan di hotshoe yang sudah ada di kamera.

3. Art Picture
Ingin membuat hasil foto memiliki warna yang menawan? Disampaikan oleh komunitas PEN-atics bahwa kamera favorit mereka ini sudah memiliki fitur bernama Art Picture.

"Kami banyak memakai fitur ini untuk mempercantik tampilan foto atau membuat foto lebih artistik dan unik," ujar Taufik Surinegara selaku koordinator komunitas. Art Picture sendiri terdiri dari Diorama Art (gambar berwarna di gedung akar), Dramatic Tone (gambar yang diconvert ke Black and White di dalam kamera), Soft Focus, Pop Art, dan lain-lain.

"Kami sering menyebutnya "potosop" dalam kamera karena kita tidak perlu banyak mengolah foto di depan komputer untuk menghasilkan foto unik seperti apa yang ditampilkan," tambahnya.

4. Touch Screen
Selain untuk melihat hasil foto yang diambil, LCD live view yang dibekali dengan teknologi layar sentuh ini juga bisa dipakai untuk menentukan fokus obyek. Pengguna hanya tinggal menyentuhkan jari di titik yang dikehendaki untuk menentukan fokusnya.

5. Tilt LCD
Salah satu seri PEN menghadirkan LCD jenis tilt yakni E-PL3. Dengan LCD yang bisa diubah-ubah posisinya, maka penggunapun tak kesulitan mengambil gambar secara high angle maupun low angle.

Trik Memotret dengan menggunakan iPhone



Anda gemar memotret? Anda pengguna iPhone? Jangan asal hanya bidik dan jepret saja. Dengan beberapa tips, aktivitas memotret ini sebenarnya bisa jadi lebih menyenangkan. Berikut tips trik untuk memaksimalkan kamera iPhone Anda untuk memotret.

1. Jepret foto dengan headphone
iOS 5 mengenalkan kenyamanan menjepret foto dengan memakai button volume up. Dengan fitur ini, pengguna bisa mencolokkan headphonenya dan memakainya sebagai remote shutter kamera.

Aksi ini memungkinkan pengambilan gambar dengan lebih stabil dan fleksibel. Dengan opsi menempatkan iPhone di tripod dan pemakaian headphone untuk mengaktifkan shutter, aksi memotret akan lebih menyenangkan.

2. Kunci fokus dan eksposure
Jika pengguna melakukan tap di layar, maka iPhone akan secara otomatis menentukan fokus dan exposure. Namun, masalah terjadi jika pengguna melakukan gerakan terlalu banyak. Kamera akan mencari fokus kembali dan mencari-cari tingkat pencahayaan.

Untuk mengunci fokus di obyek, lakukan tap dan tahan hingga 'AE/AF Lock' muncul. Dengan ini, jika pengguna melakukan gerakan berlebih untuk mengubah komposisi foto, maka fokus dan eksposure akan tetap terkunci.

3. Gunakan grid dan aturan 'rule of thirds'
Mengabadikan foto dengan aturan 'rule of thirds' lebih mudah dilakukan dengan memakai grid yang ada. Lakukan ini dengan menge-tap 'Options' > Grid ON > Done.

4. Cropping
Cropping biasanya dilakukan untuk mengubah komposisi foto dan iPhone kini sudah memiliki tool cropping secara built-in. Dan berikut langkah cepat memakainya.

Buka foto dari photo gallery, kemudian zoom dan pindahkan foto hingga berada di komposisi yang diinginkan. Kini tahan tombol home dan tekan tombol lock untuk mengambil screenshot. Foto yang sudah dicrop akan muncul di sebelah foto asli di camera roll.

Trik Membidik Obyek via Kamera Ponsel




Kamera ponsel memiliki kelebihan dalam hal keringkasan dan sudut pengambilan gambar yang lebih leluasa dibandingkan dengan kamera DSLR. Dengan mengetahui trik-trik pengambilan gambar via ponsel, tidak tertutup kemungkinan seorang fotografer menghasilkan karya menawan.

Berikut trik untuk memaksimalkan kamera ponsel Anda untuk memotret:

1. Bermain angle.
- Jangan hanya mengambil foto dari sudut pandang mata Anda. Berkreasilah dengan low angle, high angle atau sudut lain untuk mendapatkan foto yang menarik.

2. Ambil secara dekat.
 - Karena ponsel kamera memiliki resolusi lebih rendah dari kamera digital, maka ambillah gambar sedekat yang Anda bisa. Namun pastikan untuk tetap berada dalam kisaran yang tepat sehingga foto Anda tidak terlihat blur.

3. Selalu fokus.
 - Memilih untuk fokus pada satu objek tertentu umumnya akan membuat foto lebih menarik alih-alih mengambil keseluruhan fokus.

4. Pastikan subjek Anda dalam kondisi cukup cahaya.
 - Jika kamera Anda tidak memiliki built-in flash, cobalah untuk mengambil foto di lingkungan dengan pencahayaan yang cukup. Jika Anda berada dalam ruangan, cobalah untuk menyalakan lampu.

5. Jaga lensa kamera Anda tetap bersih.
 - Kamera ponsel memang gampang kotor. Pastikan untuk menyeka lensa Anda dengan pembersih yang tepat sebelum membidik obyek.

Hal-hal Klasik Saat Baru Belajar Fotografi



Tren memotret meningkat pesat dalam 5 tahun terakhir. Jutaan frame dihasilkan per hari dan ini sulit dibayangkan 10 tahun lalu. Teknologi kamera yang semakin murah dan software yang semakin memukau membuat hobi ini mencuat tidak terkira.

Namun, bagi yang baru memulai pada kesenangan visual ini, biasanya berkutat pada pertanyaan-pertanyaan klasik berikut. Perihal apa saja yang perlu di perhatikan saat pertama kali belajar fotografi?

1. Kamera apa yang paling bagus?
Dari sisi kualitas gambar, tentu teknologi kamera medium format dan large format tidak ada yang mengalahkan. Namun, dari sisi kepraktisan dan bagi yang mau belajar fotografi, barangkali kamera jenis ini perlu Anda lupakan dulu.

Pilihlah kamera Digital Single Lens Reflect (DSLR). Bentuknya yang simpel dan fitur yang mudah dioperasionalkan sangat cocok bagi siapa saja. Kamera saku juga tidak tabu untuk mempelajari fotografi.

2. Merk kamera apa yang paling jago?
Ini merupakan pertanyaan umum dan paling populer saat akan menerjuni dunia fotografi. Pertanyaan ini seperti Anda akan membeli mobil, merek mobil Apa yang paling bagus? Tentu semua punya karakteristik dan kelebihan masing-masing. Juga kelemahannya.

Dengan plus minusnya, Anda sebagai fotografer lah yang mampu mengeksplorasi kelebihannya dan menutupi kekurangan kamera yang telah dibeli. Tidak perlu ragu bila merek kamera Anda jarang digunakan oleh teman-teman Anda.

3. Dengan budget terbatas, kamera apa yang akan dibeli?
Bila punya budget di bawah Rp 5 juta, belilah kamera saku yang sudah menyediakan fitur 'Manual'. Fitur ini akan membantu Anda berkenalan dengan 'Speed' dan 'Diafragma'.

Jangan ragu untuk membeli kamera poket. Karena semahal-mahalnya kamera, tidak bisa menunjukan angle terbaik saat memotret. Kamera juga tidak bisa menunjukkan komposisi terbaik maupun ide terbagus untuk memotret walau seharga Rp 200 juta sekalipun. Baik buruk hasil memotret ada di tangan fotografer.

Bila uang Anda dalam kisaran Rp 5 juta hingga Rp 10 juta, coba cari kamera prosumer dengan tambahan lensa kit. Bila budget antara Rp 10 juta hingga Rp 20 juta, cobalah pilih kamera semi profesional dengan pilihan lensa fix.

4. Bagus mana, DSLR atau mirrorless?
Dari sisi kepraktisan, kamera digital tanpa lensa (mirrorless) tentu sangat tepat. Kamera jenis ini akan sangat berguna untuk menemani Anda jalan-jalan karena fisiknya yang ringan dan ringkas. Kualitas gambar juga berani bersaing dengan kamera DSLR.

Namun untuk memasuki dunia fotografi lebih expert lagi, ada baiknya memilih DSLR pada umumnya. Sebab, kecepatan menyimpan gambar ke memori card di kamera mirrorless, masih kalah cepat dengan kamera SLR pada umumnya. Terlebih baterai kamera jenis mirrorless cukup boros.

5. Setelah beli kamera, beli lensa wide dulu atau tele?
Bila Anda telah mempunyai pilihan untuk memotret landscape, maka lensa tele menjadi prioritas kedua. Bila masih mencoba bereksperimen, lensa tele tidak ada salahnya. Tele 200 mm sudah lebih dari cukup. Lensa tele ini sangat tepat untuk memotret model, olahraga, atau traveling.

6. Lebih bagus mana, wide atau tele?
Wide dan tele mempunyai fungsi dan kelebihan masing-masing. Satu untuk memotret dengan sudat pandang yang luas, satunya untuk mendekatkan objek yang jauh. Kalau punya budget cukup banyak, beli kedua-duanya langsung.

Namun bila budget Anda terbatas, saya sarankan beli lensa wide (lebar) terlebih dahulu. Lensa lebar ini dalam kisaran 16mm, 17mm, 20mm, 24mm, dan 28mm.

Kalaupun budget masih juga belum mencukupi, Anda bisa maksimalkan lensa kit. Ada baiknya juga menabung untuk membeli lansa normal dengan diafragma (f) besar terlebih dahulu yang cukup terjangkau. Lensa normal ini yakni 50 mm. Disebut normal karena tidak menimbulkan distori gambar dan jangkauan lensa sesuai dengan mata manusia.

7. Perlukah mengambil kursus fotografi ataukah otodidak?
Kalau Anda mempunyai budget, tidak ada salahnya mengambil kelas fotografi. Sebab, Anda akan memahami fotografi secara sistematis dan terstruktur.

Kalaupun enggan mengambil kursus fotografi, cobalah untuk tekun belajar, konsisten dan tidak cepat puas. Memasuki klub fotografi untuk bertukar pendapat soal fotografi sangat dibutuhkan juga dan sangat membantu fotografi Anda.

8. Apakah perlu mengambil kursus software fotografi?
Lebih baik Anda memperdalam kemampuan memotret terlebih dahulu pada bulan-bulan pertama. Bila merasa mulai piawai menggunakan kamera Anda, tidak ada salahnya mencoba memperdalam software fotografi.

Kemampuan matang fotografi sangat diperlukan supaya Anda tidak terlalu mengandalkan software. Juga mematangkan ide, konsep dan praktik fotografi terlebih dahulu.
Share

Planetcopas